Kawal Asapkawal.id

Peta Indonesia · prototipe 3D · seed lokal

Deteksi satelit 7 hari terakhir

Seed lokalNASA FIRMS · Copernicus DEM · ESA WorldCover · Natural Earth

Memuat data seed lokal…

Metode

Cara membaca peta ini

Yang tidak bisa ditunjukkan

  • Deteksi satelit menandai panas di permukaan. Deteksi belum tentu kebakaran, dan satu kebakaran dapat tampil sebagai beberapa deteksi.
  • Tanpa deteksi tidak berarti tanpa api. Awan, asap tebal, tajuk hutan, dan waktu lintasan satelit dapat menyembunyikan api.
  • Batas wilayah memakai garis Natural Earth yang disederhanakan, dengan buffer pantai. Titik dekat pantai atau perbatasan dapat masuk ke negara yang salah. Belum ada batas provinsi yang disetujui.
  • Ketinggian berasal dari model permukaan. Di hutan, ketinggian dapat menunjukkan puncak pohon. Setiap sel adalah rata-rata, jadi puncak gunung tampak lebih rendah. Relief diperbesar.
  • Tutupan lahan adalah klasifikasi citra tahun 2021, bukan peta terkini atau batas resmi. Kebun sawit dan hutan tanaman umumnya masuk kelas pohon, jadi peta ini tidak membedakan hutan alam dan kebun. Kelas gambut tidak ada.
  • Sungai, danau, dan nama tempat dari Natural Earth 1:10m disederhanakan untuk peta nasional. Saat diperbesar, garis sungai dapat bergeser beberapa kilometer dari sungai sebenarnya.
  • Halaman ini bukan alat operasi pemadaman, peringatan, atau evakuasi.

Sumber

  • NASA FIRMS, VIIRS 375 m near real-time dari NOAA-20 dan NOAA-21, berkas 7 hari wilayah Asia Tenggara.
  • Copernicus DEM GLO-90, dirata-ratakan menjadi sel 30″. Tinggi terhadap geoid EGM2008.
  • Data hanya dimuat oleh server pengembangan lokal dari .data/seed. Build statis tidak memuatnya.

Kawal Asap · kawal.id. Pratinjau lokal dengan data seed. Bukan layanan peringatan kebakaran.

Medan dan peta digambar di peramban dari berkas lokal. Mesin 3D: three.js (MIT).